10 Orang Terkonfirmasi Reaktif di Lamandau Diketahui Karyawan Perusahaan

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 16 Mei 2020 - 15:34 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamandau menyebut, 10 orang yang dinyatakan reaktif rapid test adalah karyawan swasta rekanan dari PT Pilar Wanapersada (PWP).

"Betul. Kami dapat iniformasi bahwa 10 orang pekerja dari perusahaan yang menjadi rekanan PBS Kelapa Sawit (PT PWP) itu terkonfirmasi reaktif rapid test," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamandau, H Hendra Lesmana, saat dikonfirmasi Sabtu 16 Mei 2020.

10 orang tersebut dinyatakan reaktif saat petugas kesehatan di Pelabuhan Panglima Utar, Kumai, Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan rapid test terhadap calon penumpang kapal, Jumat 15 Mei 2020 kemarin. 

"Jadi bukan kita (Gugus Tugas Covid-19 Lamandau) yang melakukan rapid test, tapi petugas di (pelabuhan) Kumai. Namun, karena 10 orang pekerja tersebut informasinya selama ini bekerja untuk rekanan di salahasatu PBS Kelapa Sawit di Lamandau, sehingga dikoordinasikan ke kita," jelasnya. 

Sabtu hari ini tim gugus tugas Covid-19 Lamandau sedang melakukan penjemputan terhadap 10 orang yang dinyatakan reaktif tersebut untuk dikarantina di Pusat Isolasi Terpadu di Kompleks Mess Desa kabupaten Lamandau.

"Sekarang sedang dijemput ke pelabuhan oleh tim kesehatan, kita juga sambil koordinasi dengan pihak perusahaan (PWP), termasuk dengan perusahaan yang menjadi rekanan PBS Kelapa Sawit itu," ungkapnya.

Hendra juga mengaku belum mengetahui secara detil tentang status kependudukan ke-10 yang dinyatakan reaktif rapid test tersebut. Tim gugus tugas saat ini sedang melakukan pengumpulan data dan informasi.

Terpisah, Corporate Social Responsibility (CSR) Head PT PWP, Johanes K Wibisono, menyebut bahwa pihaknya juga mendapat kabar bahwa karyawan dari salahsatu perusahaan swasta yang menjadi rekanan PT PWP diinformasikan reaktif rapid test. 

"Iya, kami juga dapat informasi dari pemkab Lamandau melalui Gugus Tugas Covid-19 tentang info itu (10 karyawan swasta reaktif rapid test)," katanya. 

"Jadi begini, yang informasinya 10 (orang) itu dapat dipastikan bukan karyawan PT Pilar Wanapersada (PWP), karena kalau karyawan PT Pilar itu tidak diperbolehkan mudik. Informasi sementara,10 orang itu merupakan karyawan dari rekanan kita (PT PWP) yang sedang mengerjakan pembangunan PKS (Pabrik Kelapa Sawit). Kita kan saat ini lagi bangun PKS, nah infonya 16 karyawan dari rekanan kita itu berencana mudik, tapi saar di pelabuhan ada rapid test dan 10 dari 16 yang karyawan itu terkonfirmasi reaktif," ujarnya. (HENDI NURFALAH/B-7)

Berita Terbaru