Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Lima Puluh Kota Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Sopir Mobil Hilux Tabrak Bocah Hingga Tewas, Dihukum Percobaan

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 18 Mei 2020 - 18:15 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Terdakwa Khafidin dalam kasus kecelakaan lalu lintas, akibat kelalaiannya menabrak seorang bocah hingga tewas, divonis hukuman enam bulan penjara dengan 10 bulan percobaan.

Hukuman ini diputus melalui sidang video conference di Pengadilan Negeri Pangkalan Bun, yang diketuai oleh Majelis Hakim Heru Karyono, Senin, 18 Mei 2020.

"Menjatuhkan pidana selama 6 bulan dan menetapkan pidana tidak dijalankan," ujarnya.

Hukuman 10 bulan percobaan, berarti jika dalam waktu 10 bulan terdakwa melakukan kesalahan atau terjerat hukum, maka terdakwa akan dijebloskan ke penjara selama enam bulan.

Perbuatan terdakwa dikenai dakwaan tunggal, diatur dalam Pasal 310 ayat (4) Jo Pasal 229 ayat (4) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Terdakwa mengakui dan telah betanggung jawab maka diberikan hukuman yang sesuai.


"Menimbang bahwa telah terjadi penyelesaian secara kekeluargaan dan memberikan santunan pada korban sebesar 20 juta rupiah, kemudian terdakaa juga telah menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginnya lagi," ungkap majelis hakim.

Atas putusan tersebut terdakwa menerimanya.

Diinformasikan, bahwa peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada 8 Februari 2020, sekitar pukul 11.30 WIB, di Jalan Ahmad Yani Km.42, Pangkalan Bun - Sampit, Desa Pandu Senjaya Kecamatan Pangkalan Lada, akibat kelalaiannya seorang bocah umur 6 tahun tewas tertabrak mobil toyota Hilux KH 8943 GF yang dikendarai terdakwa. (DANANG/B-5)

Berita Terbaru