Ada Kendala Cuaca Saat Salat Id 1441 H, Ini Petunjuk MUI Kobar

  • Oleh Wahyu Krida
  • 19 Mei 2020 - 16:15 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Lantaran pelaksanaan salat Id 1441 H diwajibkan dilakukan di luar ruangan sebagai standar keamanan pada masa pandemik covid-19, tentunya kendala cuaca juga menjadi faktor penting yahg perlu diperhatikan dalam pelaksanaan salat.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kotawaringin Barat (Kobar) Muhammad Chabib, Selasa, 19 Mei 2020 menjelaskan bagaimana bila sekitar pukul 08.30 WIB saat sholat Ied digelar turun hujan.

"Pelaksanaan shokat Ied adalah pada masa dhuha yaitu sekitar pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB," jelas Chabib.

Sehingga, lanjut Chabib, bila hujan turun pada pagi hari, diharapkan agar menunggu hujan berhenti dulu dan tidak melaksanakan sholat Ied dalam ruangan," jelas Chabib.

Kemudian, menurut Chabib, lantaran situasi dan kondisi pandemik covid-19 saat ini, jamaah sholat Ied diminta untuk merenggangkan shaf antar individu sebagai upaya social distancing.

"Kemudian bila ada masyarakat yang saat itu kebetulan sedang sakit,  diminta untuk melaksanakan sholat Ied secara mandiri di rumah. Sehingga mata rantai penularan covid-19 bisa terputus," jelas Chabib.(WAHYU KRIDA/B-5)

Berita Terbaru