Harga TBS Sawit di Katingan Kembali Turun Jadi Rp 800 Per Kg

  • Oleh Abdul Gofur
  • 21 Mei 2020 - 08:30 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Harga tandan buah segar atau TBS sawit di wilayah Kabupaten Katingan turun menjadi Rp 800 per kilogram.

Menurut petani sawit, penurunan harga TBS sawit ini berlangsung sudah sejak sepekan terakhir ini.

Menurut Heri, petani sawit di UPT Hiyang Bana Kecamatan Tasik Payawan, Rabu, 20 Mei 2020, meski harganya turun ia tetap memanen buah kelapa sawitnya. Pasalnya, jika tidak dipanen maka buah akan membusuk di pohon.

"Sebenarnya sih kita sebagai petani sawit mendengar harga murah malas juga memanennya. Tapi mau bagaimana lagi sebab kebutuhan hidup setiap hari selalu menuntut. Sementara kalau tidak dipanen akan busuk, sayang jadinya," tuturnya.

Ia berharap harga TBS sawit ini bisa kembali naik seperti sebelumnya. "Kalau sebelumnya sih sempat kita jual Rp1.300 per kilogram, tapi sekarang turun lagi," keluhnya.

Keluhan sama diungkapkan sejumlah petani atau pemilik kebun sawit di Kasongan.

"Iya benar. Sekarang harga kelapa sawit turun lagi Rp 800 per kilogram, kemarin malah sempat dihargai Rp 750 per kilogram," kata Anto, petani sawit di Kasongan.

Meski harga TBS sawit sejak beberapa hari terakhir mengalami penurunan, namun aktivitas kendaraan mengangkut TBS sawit di Kota Kasongan tampak masih ramai, seperti menggunakan truk maupun pikap.

TBS sawit yang diangkut ini hendak dikirimkan ke sejumlah pabrik CPO yang ada di beberapa wilayah, seperti ke wilayah Kecamatan Kamipang dan Pundu, Kotim.(ABDUL GOFUR/m)


 

Berita Terbaru