Legislator: Belum Ada Bantuan Jadi Pemicu Warga Nekat ke Luar Rumah

  • Oleh Naco
  • 21 Mei 2020 - 15:00 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah menyebutkan kondisi masyarakat yang seolah tidak takut dengan wabah corona ini sangat mengkhawatirkan. Namun, di sisi lain, hingga dua bulan wabah terjadi, bantuan dari pemerintah tidak kunjung turun dibagikan kepada warga. 

"Hal tersebut menjadi salah satu pemicu alasan warga keluar dari rumah," kata Riskon Fabiansyah, Kamis, 21 Mei 2020.

Warga sudah mulai bosan sudah hampir 2 bulan lebih tapi belum ada juga bantuan dari Pemkab Kotim kepada masyarakat yang ekonominya terdampak akibat pandemi covid-19.

Dia mengakui lambannya bantuan pemerintah setempat ini mengundang tanya banyak pihak. Seandainya pemerintah tidak berjanji sebelumnya, maka masyarakat tidak menunggu. Namun, sembako gratis merupakan sebuah keharusan yang dilakukan pemerintah kabupaten.

Apalagi dari segi aturan pemerintah pusat telah memberikan kelonggaran terkait pergeseran anggaran. Jadi seharusnya kucuran bantuan bisa lebih cepat diterima masyarakat kotim yang terdampak oleh Covid-19.

Saat ini, bantuan yang mengalir kepada warga justru dari pihak ketiga. Sementara dari pemkab sampai saat ini masih sebatas janji yang belum terealisasi. (NACO/B-11)

Berita Terbaru