Anggota DPRD Kotim Ini Sebut Petani Hingga Nelayan Terpuruk di Masa Covid-19

  • Oleh Naco
  • 22 Mei 2020 - 12:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Rudianur menyebutk, kondisi petani hingga nelayan terpuruk di masa Covid-19. 

Seperti misalnya petani karet. Rudianur mengatakan, di tengah wabah Corona saat ini, harga komoditas mereka semakin anjlok, begitu juga dengan ikan hasil para nelayan.

"Kondisi seperti ini yang menyakitkan petani dan nelayan. Seperti karet per kilogramnya hanya diangka Rp 4.000 saja," kata Rudianur, Jumat, 22 Mei 2020.

Harusnya, menurut Rudianur di tengah keterpurukan hasil pertanian dan nelayan menjanjikan dan itu yang diharapkan mereka dalam menghadapi wabah saat ini.

Begitu juga dengan hasil nelayan. Ikan yang didapat sulit untuk dipasarkan. Dikatakannya, kondisi demikian semakin menambah keterpurukan nelayan dan petani. Sementara di sisi lain kebutuhan bahan pokok semakin meningkat.

"Masyarakat diminta tetap di rumah, sementara bantuan untuk mereka tidak ada. Selain itu hasil mereka jauh dari yang diharapkan," tandasnya.

Rudianur meminta agar pemkab punya solusi mengatasi persoalan seperti saat ini. Agar kalangan masyarakat kelas menengah ke bawah itu bisa bangkit dari kondisi ini. (NACO/B-7)

Berita Terbaru