Gubernur Kalteng Perintahkan Pemkab Barito Timur Larang Warga Kalsel Masuk Kalteng

  • Oleh Prasojo Eko Aprianto
  • 22 Mei 2020 - 16:25 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran memerintahkan pihak Pemkab Barito Timur, TNI dan Polri wilayah setempat, untuk memperketat wilayah perbatasan dengan Provinsi Kalimantan Selatan. Jangan sampai ada warga Kalsel masuk Kalteng.

"Petugas posko yang berjaga di perbatasan untuk memperketat penjagaan antara Provinsi Kalteng dan Provinsi Kalsel," ucap Sugianto saat melakukan pemantauan posko Gugus Tugas Barito Timur di Kelurahan Taniran, Jumat 22 Mei 2020.

Selain itu Sugianto, juga menegaskan untuk petugas yang berjaga menolak warga Kalsel yang akan memasuki Wilayah Provinsi Kalteng.

"Sebaliknya warga Kalteng yang mau keluar juga dilarang, agar untuk putar balik," tegasnya.

Penolakan warga yang masuk Kalteng ataupun sebaliknya, menurut Sugianto ini, semata-mata untuk menjaga warga Kalteng agar tetap terjaga dari dampak Covid-19. Dikarenakan kita tahu bersama untuk wilayah Kalsel warga yang terdampak Covid-19 sangat besar.


"Saya tak ingin positif Covid-19 di Kalteng semakin meningkat, untuk itu warga Kalteng agar tidak lakukan mudik," katanya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk membudayakan hidup bersih dan sehat, serta menghindari keramaian dan kerumunan massa. Serta mentaati anjuran pemerintah.

"Ini penting karena Covid-19 belum ditemukan vaksinnya. Para ahli bekerja keras melaksanakan ini. Tidak mungkin memberikan kekebalan buatan jika belum ditemukan vaksinnya, kita hindari jangan sampai terinfeksi," imbuhnya. (PRASOJO/B-5)

Berita Terbaru