Masyarakat Kapuas Diminta Laksanakan Salat Idul Fitri di Rumah Cegah Penyebaran Covid-19

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 22 Mei 2020 - 22:10 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Masyarakat Kabupaten Kapuas khususnya umat Islam diimbau, dan diminta untuk tidak melaksanakan Salat Idul Fitri 1441 H berjamaah di Masjid, Musala maupun lapangan. Dianjurkan dilakukan di rumah saja bersama keluarga inti.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kapuas H Junaidi bahwa terkait pelaksanaan Salat Idul Fitri tersebut berdasarkan instruksi Gubernur Kalteng, surat edaran Menteri agama, dan Fatwa MUI nomor 28 tahun 2020 guna mencegah penyebaran covid-19.

"Maka kita meminta untuk masyarakat menyadari kondisi yang berbahaya saat ini, dan Salat Idul Fitri agar di rumah saja," ucap H Junaidi

Itu dilakukan berdasarkan dari mencermati perkembangan penambahan kasus positif covid-19 yang sangat signifikan di Kabupaten Kapuas.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kapuas Nurani Sarji menambahkan bahwa pihaknya juga sudah mengeluarkan surat tertanggal 22 Mei 2020 tentang aktivitas Idul Fitri dalam pencegahan penyebaran corona virus disease atau covid-19.


"Ya, ini tadi baru ditandatangani surat edarannya oleh pak Bupati dan beberapa tokoh agama, dengan pertimbangan yang matang, seperti banyaknya pasien positif covid-19 baru di Kapuas ini, maka persetujuan Bupati yang asalnya boleh Salat Idul Fitri di Masjid, Musala dan lapangan itu dibatalkan," ucap Nurani.

"Sehingga, Salat Idul Fitri dilaksanakan di rumah saja," tambahnya.

Pertimbangan itu juga, lanjut dia berdasarkan instruksi Gubernur Kaltemg dan Kapolda Kalteng. "Sehingga, kesimpulannya Kabupaten Kapuas pelaksanaan Salat Idul Fitri 1441 H di rumah saja," tukasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)

Berita Terbaru