Gubernur Kalteng Salurkan Dana Bantuan Sosial Terdampak Covid 19 di Barito Utara

  • Oleh Ramadani
  • 22 Mei 2020 - 23:20 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran menyalurkan dana bantuan sosial terdampak Covid-19 kepada warga di Kabupaten Barito Utara (Barut).

Penyaluran dana bantuan ini melalui Bank Kalteng Cabang Muara Teweh, Jumat 22 Mei 2020.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Inspektur Provinsi Kalteng Drs H Sapto Nugroho MM kepada Pemkab Barito Utara yang diterima Asisten Setda Bidang Pemerintahan Drs H Masdulhaq.

“Hari ini adalah merupakan momen penting bagi kita di Kalteng karena pada rangkaian acara ini kita akan secara simbolis memulai satu pekerjaan mulia, ditengah-tengah kondisi Pandemi Covid–19 yang melanda dunia termasuk di Provinsi Kalteng,” kata Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Inspaktur Kalteng H Sapto Nugroho pada penyerahan secara simbolis bantuan tersebut, di Bank Kalteng Muara Teweh,.

Dikatakannya, penyaluran bansos dari Pemprov Kalteng bagi rakyatnya yang terdampak pandemi adalah kewajiban moral dan panggilan tugas bagi kita.

“Saya selaku Gubernur Kalteng telah terjun langsung ke berbagai kalangan masyarakat di perkotaan bahkan sampai ke pelosok-pelosok provinsi ini dan dapat merasakan betul-betul, betapa pandemi yang panjang ini telah berdampak pada sendi-sendi perekonomian masyarakat,” katanya.

Tidak sedikit, ucapnya, keluarga yang terdampak karena pencari nafkahnya kehilangan sebagian bahkan seluruh mata pencahariannya. “Itu sebabnya saya menempatkan program Bantuan Sosial ini menjadi prioritas penting dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid – 19 di Provinsi Kalimantan Tengah,” katanya lagi.

Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid–19 Provinsi Kalteng telah melaporkan bahwa  jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapatkan bantuan sosial melalui APBD Pemprov Kalteng adalah sebanyak 180.747 KK.

KPM yang akan menerima Bantuan Sosial melalui Bank Kalteng ini tersebar di 14 Kabupaten/Kota dengan nilai keseluruhan bantuan sebesar Rp90.373.500.000,-. Gubernur juga mengatakan bahwa proses pendataan penerima bansos ini diawali dengan pengajuan data keluarga terdampak oleh Pemerintah  Kabupaten/Kota se Kalteng.

Data ini jelasnya di verifikasi dan di validasi dengan cermat oleh Pemprov Kalteng agar tidak ada data yang salah, tumpang tindih atau terduplikasi. Ia juga menyadari bahwa mungkin saja masih ada keluarga yang belum mendapatkan bansos baik yang bersumber dari dana APBN maupun APBD.

Berita Terbaru