Wisata Candi Borobudur Buka 8 Juni 2020, tapi ...

  • Oleh Teras.id
  • 23 Mei 2020 - 11:40 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Ratu Boko akan dibuka kembali pada Senin, 8 Juni 2020. Hanya saja, wisatawan yang datang belum tentu bisa sampai ke bangunan candi tersebut.

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Ratu Boko, Edy Setijono berharap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dapat membuka kembali kunjungan wisatawan ke bangunan candi seiring dengan beroperasinya kembali kawasan wisata itu.

"Memang kami akan membuka wisata di taman candi pada 8 Juni 2020, namun hanya untuk wisata di taman yang melingkupi Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Ratu Boko yang kami kelola," kata Edy Setijono di Sleman, Yogyakarta, Kamis, 21 Mei 2020. "Untuk kunjungan wisatawan ke bangunan sejarah purbakala, kewenangannya ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan."

Sebab itu, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Ratu Boko sebagai pengelola tiga candi itu tetap harus menunggu izin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, apakah akan kembali membuka area candi untuk umum. Menurut Edy Setijono, pembukaan kembali taman wisata candi tetap menerapkan protokol Covid-19.

Seperti diketahui, wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Ratu Boko sudah tutup selama tiga bulan karena pandemi Covid-19. "Pada saat dibuka nanti, kami siap menuju The New Normal pariwisata," kata Edy Setijono. Saat ini pengelola sedang mempersiapkan segala kebutuhan untuk memenuhi standar kualitas pelayanan menuju pariwisata yang bersih, sehat, dan aman.

Arahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif adalah menerapkan program Cleanliness, Health, and Safety atau CHS di setiap destinasi pariwisata.

"Program ini penting karena pandemi telah membuat perilaku manusia berubah. Masyarakat jauh lebih peduli terhadap faktor-faktor kebersihan, kesehatan, dan keamanan termasuk dalam melakukan aktivitas berwisata," katanya.

Beberapa protokol Covid-19 yang diterapkan antara lain, wisatawan harus memakai masker, menjalani pengecekan suhu tubuh, physical distancing, menyediakan tempat mencuci tangan setiap 100 meter, memasang papan pengumuman kebersihan, dan petugas yang andal untuk mengaarahkan wisatawan agar tertib.

(TERAS.ID)

Berita Terbaru