PSKH Palangka Raya Fokus Sosialisasi Menjaga Jarak

  • Oleh Hendri
  • 23 Mei 2020 - 21:11 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah mengatakan Pembatasan Skala Kerurahan Humanis atau PSKH akan lebih difokuskan pada sosialisasi menjaga jarak atau sosial distancing.

Menurutnya, sejak penetapan status siaga darurat, tanggap darurat bencana non alam pandemi Covid-19 hingga PSBB, kesadaran masyarakat tentang menjaga jarak masih menjadi persoalan dan seolah-olah terlupakan.

"Kita mau lebih fokus pada sosialisasi dan pengawasan tentang menjaga jarak. Kita melihat bahwa itu masih menjadi persoalan seolah-olah dilupakan bahwa menjaga jarak sangat penting," katanya.

Pengawasan terkait itu dengan cara menempatkan personel di wilayah pasar dan pusat perbelanjaan lainnya. Nantinya tim akan memberikan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga jarak kepada setiap warga yang melakukan aktivitas di sana.

"Sekali lagi kita tidak melarang warga berjualan. Tapi kita ingin semuanya terlindungi baik pedagang maupun pembeli sangat penting untuk menjaga jarak," tuturnya.

"Kami berterima kasih sekali, karena selama PSBB kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker sudah sangat baik. Sekarang hanya soal menjaga jarak agar kita benar-benar mampu menekan sebaran Covid-19," pungkasnya. (HENDRI/B-6)

Berita Terbaru