Kejar Deadline Vaksin Corona, Amerika Gelar Tes Besar-besaran

  • Oleh Teras.id
  • 23 Mei 2020 - 22:51 WIB

TEMPO.CO - Pemerintah Amerika berupaya memenuhi target vaksin virus Corona (COVID-19) siap sebelum akhir tahun. Untuk mencapainya, dalam waktu dekat, Amerika akan menggelar tes besar-besaran untuk menguji prototip vaksin virus Corona yang sudah ada.

Menurut Dokter Larry Corey dari Fred Hutchinson Cancer Centre, yang merancang tes vaksin Corona, kurang lebih akan ada 150 ribu orang dilibatkan dalam tes ini.

Beberapa di antaranya adalah mereka yang sudah sempat menjelani tes prototip vaksin virus Corona sebelumnya.

Adapun tes akan digunakan untuk menguji apakah vaksin berhasil membentuk antibody untuk melindungi tubuh dari virus Corona.

"Jika tidak ada masalah apapun (terkait ketahanan tubuh), maka kita akan lanjutkan pengembangannya," ujar Corey sebagaimana dikutip dari kantor berita Reuters, Sabtu, 23 Mei 2020.

Diketahui, pandemi virus Corona belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda sepenuhnya. Di beberapa negara, pandemi malah mengganas, baik karena pengendalian yang belum maksimal atau sikap pemerintah yang menyepelekannya.

Adapun per hari ini, tercatat ada 5,3, juta kasus dan 340 ribu kematian akibat virus Corona (COVID-19) di dunia.

Agar pandemi tidak semakin menjadi-jadi, berbagai pihak sepakat untuk bekerja sama mengembangkan vaksin virus corona.

Kerja sama ini mulai dari berbagi data penelitian hingga saling meminjamkan jaringan tes medis mereka. Harapannya, dengan saling terbuka satu sama lain, maka pengembangan vaksin bisa dipercepat dari paling lama 10 tahun menjadi paling lama 1 tahun.

Amerika menamai skema kerjasama tersebut sebagai Operation Warp Speed. Miliaran dollar telah dikucurkan untuk membantu merealisasikannya.

Berita Terbaru