Masjid Pertama akan Berdiri di Sevilla Spanyol, Idenya Kanoute

  • Oleh Teras.id
  • 23 Mei 2020 - 23:11 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah masjid akan dibangun di Sevilla, Spanyol. Masjid itu diketahui adalah yang pertama berdiri di Sevilla. Rencana pembangunan masjid tersebut diusulkan oleh mantan pesepak bola Sevilla FC, Fred Oumar Kanoute.

Dia berhasil mengumpulkan donasi sejumlah USD 1 juta atau sekitar Rp14,7 miliar melalui donasi daring.

"Terima kasih dan semoga Allah membalas semua yang berpartisipasi," tulis Kanoute melalui cuitan seperti dikutip Al Jazeera, Selasa, 19 Mei 2020.

Kanoute mulai berkampanye sejak satu tahun yang lalu di LaunchGood, sebuah platform urun dana (crowdfunding) yang berfokus pada komunitas muslim di seluruh dunia. Perkiraan biaya proyek pembangunan masjid itu mendekati 12 juta euro (Rp 193 miliar).

Kanoute menceritakan sebab dia menggagas pembangunan masjid di Sevilla. "Ketika saya tiba di sana (Sevilla), sangat sulit untuk menemukan masjid," kata Kanoute yang memeluk agama Islam saat berusia 20 tahun itu. Kanoute adalah pesepak bola asal Mali.

Pada 2007, Kanoute menyediakan sebuah ruangan untuk musala di Sevilla. Namun musala itu hampir ditutup setelah kontrak tempat itu akan berakhir.

Kanoute berharap musala itu bisa menjadi tempat salat untuk sementara, sebelum masjid berdiri. Komunitas umat Islam di Sevilla terdiri atas berbagai campuran, antara lain muslim Spanyol generasi kedua, orang-orang dari Aljazair, Maroko, Senegal, dan Mali.

Adapun Spanyol diperkirakan memiliki dua juta populasi umat Islam. Dari jumlah itu, sekitar 30 ribu jiwa di antaranya tinggal di Sevilla.

Seorang anggota Departemen Studi Arab dan Islam di Universitas Sevilla, Spanyol, Olga Torres mengatakan masjid yang digagas oleh Kanoute di Sevilla bakal menjadi tempat ibadah umat Islam yang pertama berdiri di sana.

"Selama 800 tahun, tidak ada masjid yang dibangun di kota itu," kata Torres. Mengutip Lonely Planet, Sevilla adalah pusat bersejarah yang memiliki katedral bergaya gotik.

Berita Terbaru