Pasca Penangkapan 2 Pengguna Sabu, Warga Jalan Simpei Karuhei V Aktifkan Siskamling

  • Oleh Testi Priscilla
  • 23 Mei 2020 - 22:06 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pasca penggerebekan pesta sabu dan penangkapan 2 penggunanya di Jalan Simpei Karuhei V tadi malam, Jumat, 22 Mei 2020, kini warga mengaktifkan kembali siskamling malam ini, Sabtu, 23 Mei 2020.

"Tadi malam melalui grup WA, warga gempar karena ada hampir 15 sepeda motor patroli polisi yang masuk komplek ini. Tapi kami juga tidak tau dan tidak berani tanya-tanya ada apa, jadi warga yang melintas hanya permisi numpang lewat saja. Kami juga baru tahu hari ini setelah lihat berita bahwa ternyata ada penggerebekan narkoba itu," kata Ketua Paguyuban Warga Simpei Karuhei V, Padi kepada Borneonews Sabtu malam.

Satu hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, usai buka puasa terakhir di bulan Ramadan ini kaum pria warga Jalan Simpei Karuhei ini berkumpul bersama melakukan penjagaan pasca kejadian.

"Sebenarnya pos kamling ini sudah lama ada dan kegiatan siskamling juga kami lakukan, hanya saja karena kesibukan masing-masing ditambah lagi Covid-19, lalu puasa, makanya kami jarang kumpul. Tapi setelah kejadian tadi malam, diputuskan bahwa siskamling diaktifkan kembali," jelasnya.

Tentu saja siskamling ini dilaksanakan menurut Padi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku untuk menghindari Covid-19.

"Kami jaga lagi tapi tetap dengan penerapan jaga jarak dan penggunaan masker. Jadi supaya tetap aman dari Covid-19 dan juga lingkungan tetap aman," tuturnya.

Sebelumnya Personel Direktorat Samapta Polda Kalteng bersama Polresta Palangka Raya menangkap 2 pria yang sedang asyik mengonsumsi sabu di Jalan Simpei Karuhei V, Kecamatan Jekan Raya, Jumat, 22 Mei 2020 malam.

Menurut Direktur Samapta Polda Kalteng Kombes Susilo Wardono melalui Wakilnya AKBP Timbul RK Siregar penggerebekan ini menindaklanjuti laporan masyarakat yang menyebutkan jika di lokasi ada orang yang mengonsumsi sabu.

Petugas yang sedang melakukan patroli langsung menuju ke lokasi tersebut dan menemui keduanya asyik mengonsumsi sabu.

"Barang haram ini didapat pelaku dengan cara membeli dari seseorang. Alat isap sabu berupa bong juga diantarkan ke rumah mereka," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)

Berita Terbaru