Warga Jalan Simpei Karuhei V Jaga Malam dengan Tetap Lakukan Physical Distancing

  • Oleh Testi Priscilla
  • 23 Mei 2020 - 22:26 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Satu hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, usai buka puasa terakhir di bulan ramadan ini kaum pria warga Jalan Simpei Karuhei ini berkumpul bersama melakukan penjagaan pasca pasca penggerebekan pesta sabu dan penangkapan dua pengguna yang terjadi pada Jumat, 22 Mei 2020.

Tentu saja jaga malam ini dilakukan dengan tetap menerapkan physical distancing dan menggunakan masker.

"Mulai malam ini kami aktifkan kembali jaga malam atau siskamling, tentu dengan tetap menerapkan physical distancing dan menggunakan masker," kata Ketua Paguyuban Warga Simpei Karuhei V, Padi kepada Borneonews, Sabtu, 23 Mei 2020 malam.

Menurut Padi, jaga malam ini dilakukan kembali untuk mencegah kejadian yang sama terulang kembali.

"Ini jadi pembelajaran bagi kami untuk ke depannya bisa lebih waspada. Terutama terhadap orang-orang baru atau penghuni baru, atau maaf, ngontrak. Agar bisa melaporkan diri ke RT atau melaporkn diri ke warga komplek sini. Supaya kita dapat mendeteksi dini gerak gerik penghuni baru di komplek," tambahnya.

Dengan kejadian ini menurutnya warga komplek merasa kecolongan karena tidak tahu kejadian yang berlangsung di depan mata.

"Tadi malam melalui grup WA, warga gempar karena ada hampir 15 sepeda motor patroli polisi yang masuk komplek ini. Tapi kami juga tidak tau dan tidak berani tanya-tanya ada apa, jadi warga yang melintas hanya permisi numpang lewat saja. Kami juga baru tahu hari ini setelah lihat berita bahwa ternyata ada penggerebekan narkoba itu," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)

Berita Terbaru