Petarung MMA Ini Mengaku Ditawari untuk Melawan Mike Tyson

  • Oleh Teras.id
  • 25 Mei 2020 - 14:20 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Petarung MMA, Tito Ortiz, mengklaim telah didekati tim Mike Tyson untuk membahas skenario pertandingan tinju lintas disiplin. Ia sangat antusias dengan tawaran itu, meski tak tahu apakah akan bertarung di ring tinju atau MMA.

Mike Tyson, yang pensiun pada 2005, saat ini tengah bersiap untuk melakukan comeback ke ring tinju. Dalam beberapa pekan terakhir, video latihannya bersama pelatih MMA Rafael Cordeiro banyak beredar di media sosial. Cordeiro sendiri merupakan pelatih lama Tito Ortiz.

Ortiz melihat dari video itu bahwa Tyson tampak seperti Tyson lama. "Cepat dan kuat. Saya seperti, 'Wow, Tyson akan kembali' Tiba-tiba dua hari kemudian saya mendapat telepon dan seseorang mulai bertanya kepada saya, 'Bagaimana pendapat Anda tentang melawan Mike Tyson' Saya seperti, 'Sungguh, Ini adalah kesempatan dalam hidup saya. Saya ikut."

"Saya tidak yakin apakah ini akan menjadi MMA atau tinju. Saya bahkan belum sampai sejauh itu. Saya pikir kami berdua harus mendapat izin dari komisi atletik. Tapi, apapun itu, saya sudah bertinju selama 20 tahun dan keterampilan tinju saya menjadi lebih baik dan lebih baik."

"Maksud saya mereka (lawan dia) mungkin tidak berada pada level yang sama dengan Tyson, tetapi apakah Tyson telah dipukul di muka dalam 15 tahun terakhir Tidak, dia belum. Saya telah dan saya bisa menaklukkan semua orang yang saya lawan dalam beberapa tahun terakhir. "

Tito Ortiz, 45 tahun, adalah petarung MMA yang juga mantan juara tinju kelas berat ringan. Ia berlaga di UFC, Bellator, dan Combat America (WWE).

Ortiz bukan satu-satunya pejuang MMA yang disebut-sebut akan menjadi calon lawan Tyson. Mantan juara UFC, Ken Shamrock dan Andrei Arlovksi, juga menyatakan minat mereka. Dari arena tinju ada nama Evander Holyfield, James Toney, dan Shannon Briggs.

Dua hari lalu, Tyson, 53 tahun, menyatakan kontrak untuk duel amal nanti akan ditandatangani pekan depan. Ia menyebut calon lawannya sebagai sosok yang "lebih besar dari Evander Holyfield".

TERAS.ID

Berita Terbaru