Pembangunan Pasar Baru Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19 akan Untungkan Pedagang

  • Oleh Testi Priscilla
  • 25 Mei 2020 - 17:35 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dosen Universitas Palangka Raya, Darmae Nasir mengatakan, jika pemerintah jadi membuat pasar baru yang menerapkan protokol kesehatan Covid-19 maka para pedagang akan diuntungkan.

"Pedagang di pasar tradisonal tidak akan dirugikan, karena merekalah yang diminta untuk mengisi pasar sementara tersebut. Yakinlah, citra para pemimpin daerah akan terangkat dengan cara ini," saran Darmae, Senin, 25 Mei 2020.

"Karena kita butuh keamanan dari segi kesehatan yang adalah nomor satu bagi yang masih waras. Silahkan go to hell untuk yang bilang hidup, sakit, sehat, kaya, miskin, Tuhan yang atur sebagai sebuah bentuk ketidakperdulain, namun sangat 'lantih' dan 'tamam bau' menyalahkan pemerintah bila ada kekurangan," tutur dia.

Dia mengatakan, manusia wajib berusaha tetap hidup, sehat, kaya, bahagia sejahtera lahir dan batin sebelum yang pasti dalam kehidupan manusia datang yaitu mati.

"Itu saran saya, semoga pak gubernur, bupati dan wali kota maupun para anggota DPRD bisa mengambil kebijakan yang terbaik untuk kesehatan rakyat dan juga perekonomian rakyat," katanya.

Dia menambahkan, jangan sampai dana PSBB yang begitu besar, misalnya seperti yang untuk Kota Palangka Raya berjumlah Rp 14 miliar untuk 14 hari belum bisa menghasilkan apapun yang strategis untuk mencegah penularan covid-19. (TESTI PRISCILLA/B-11)

Berita Terbaru