Tidak Ada PSBB Maupun Jam Malam, Warga Palangka Raya Tetap Stay At Home

  • Oleh Hendri
  • 25 Mei 2020 - 21:50 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB maupun aturan jam malam tidak lagi diberlakukan. Kendati demikian, warga Palangka Raya tetap taat menjalankan imbauan di rumah saja.

Pasca berakhirnya PSBB beserta seluruh aturan yang tertuang dalam Peraturan Wali Kota Palangka Raya Nomor 7 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan PSBB, jalan raya masih terpantau lenggang.

Tidak jauh berbeda dengan hari-hari selama PSBB, sejak pukul 20.00 WIB sejumlah toko sembako dan warung makan pun sudah menutup rapat tempat usahanya. Meski ada sebagian yang tetap melayani makan ditempat.

Fatur, salah satu warga yang berhasil dibincangi Borneonews.co.id mengaku enggan keluar rumah karena merasa takut terpapar virus corona atau Covid-19. Apalagi baru-baru ini dikabarkan pasien positif masih terus bertambah.

"Kalau keluar paling beli makan saja, namanya kita juga kan takut apalagi sekarang wilayah pasar sudah terpapar. Selagi masih ada di warung mending beli di situ aja dari pada jauh-jauh ke pasar," ujar karyawan salah satu bank swasta ini.

PSBB resmi berakhir pada 24 Mei 2020. Selanjutnya untuk membatasi aktivitas masyarakat, pemerintah setempat berlakukan PSKH berbasis RT/RW. (HENDRI/B-11)

Berita Terbaru