Kepemilikan Saham di Kalteng Meningkat

  • Oleh Testi Priscilla
  • 26 Mei 2020 - 19:45 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy mengatakan bahwa ada tren peningkatan dari sektor pasar modal di Kalteng yakni dari sisi kepemilikan saham.

"Pada pasar modal, terdapat peningkatan investor saham baru sebesar 96 persen dari kepemilikan saham atau jumlah SID dari tahun 2018 ke tahun 2019," kata Otto kepada Borneonews pada Selasa, 26 Mei 2020.

Menurut Otto, kenaikan 96 persen ini dengan jumlah 6.531 Investor baru di tahun 2019. Persentase kepemilikan saham, yakni transaksi saham dan reksa dana 0,79 persen.

"Dari total kepemilikan se-Kalimantan, sebanyak Rp4.571,14 Miliar transaksi saham tahun 2019. Smentara ada Rp361 Miliar transaksi reksa dana tahun 2019," katanya.

Untuk pasar modal di Kalimantan Tengah, lanjut Otto, yang jaringan kantornya ada di Kalteng ada 1 kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia, 2 Perusahaan Efek, dan 15 Agen Penjual Efek Reksa Dana atau APERD. Sementara yang sedang dalam pengawasan dan perizinan ada 1 pemeriksaan APERD. (TESTI PRISCILLA/B-7)

Berita Terbaru