Direktur Narkoba Polda Kalteng Sebut Sabu Setengah Kilo Lebih Jaringan Pontianak

  • Oleh Parlin Tambunan
  • 28 Mei 2020 - 19:51 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Kalteng Kombes Bonny Djianto menyebutkan pengungkapan narkotika jenis sabu seberat setengah kilo gram lebih merupakan jaringan Pontianak.

Barang haram tersebut rencananya oleh pelaku hendak diedarkan di wilayah Sampait, Kabupaten Kotawaringin Timur. 

"Karena barang haram tersbeut kosong, maka mereka lari ke Kota Palangka Raya," terang Bonny bersama Kabid Humas Kombes Hendra Rochmawan saat menggelar press release, Kamis 28 Mei 2020.

Mabes Polri beberapa waktu lalu telah mengingatkan kepada seluruh personel khususnya Ditresnarkoba agar jangan lemah dan lengah karena adanya pandemi Covid-19.

"Ternyata di daerah Sumatera dan Jawa itu kemarin pengungkapan besar-besaran semua. Sehingga terjadi kelangkaan barang ini. Oleh sebab itu, semestinya jalurnya jalur Sampit, ini bergeser ke sini," tuturnya.

Bonny mencontohkan dari segi harga sabu pergramnya mencapai Rp 4 juta. Biasanya hanya berkisar diangka Rp 2,5 juta.

" Itupun barang tidak ada, karena ketagihan tetap dibeli, massa pandemi ini dimanfaatkan mereka," pungkasnya. (PARLIN TAMBUNAN/B-6)

Berita Terbaru