Pengedar dan Kurir Ditangkap Saat Mau Pesta Sabu

  • Oleh Naco
  • 29 Mei 2020 - 10:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pengedar sabu Agung Pamungkas alias Agung dan kurirnya Siti Norfah alias Ade dan Rachmat Janurdi anto alias Amat ditangkap saat akan pesta sabu.

Ketika pelimpahan berkas tahap II di Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur, Jumat, 29 Mei 2020 ketiganya kepada jaksa Arie Kesumawati mengaku diamankan di kediaman Amat.

Petugas mengamankan mereka pada Minggu, 2 Pebruari 2020 pukul 16.00 WIB di Jalan Hasan Masyur, RT 42 RW 7, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotim saat akan mengkonsumsi sabu.

Dari ketiganya, diamankan 2 paket sabu, uang sebesar Rp 350 ribu, potongan sedotan, 1 pak plastik klip dan 2 buah ponsel.

"Sabu itu milik Agung, saya diajak untuk menggunakan saat itu di rumah saya," ucap Amat kepada jaksa.

Amat mengaku dibawa menggunakan sabu secara gratis sebagai upah sebelum diamankan, sempat mengantar pesanan sabu atas perintah Agung.

Agung mengaku sabu itu didapat dengan cara membeli seharga Rp 700 ribu per paket dengan berat setengah gram. Sabu dibeli dengan Yuli, di mana Ade yang saat itu membeli sabu tersebut atas perintah Agung.

Sabu kemudian dibagi jadi 4 paket, 1 paket dijual dengan harga Rp 100 ribu dengan seorang yang tidak mereka kenal. Kemudian 1 paket dijual seharga Rp 300 ribu kepada Imam dan baru dibayar Rp 250 ribu. (NACO/B-7)

Berita Terbaru