Ini Respon Masyarakat terhadap Program 100 Ribu Paket Sembako Gubernur Kalteng dan Anggota DPR-RI Dapil Kalteng

  • Oleh Nopri
  • 29 Mei 2020 - 22:00 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Program 100 ribu lebih paket sembako gratis Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran dan anggota DPR-RI Dapil Kalteng H Agustiar Sabran untuk masyarakat Kalteng, mendapat respon positif di masyarakat.

Ketua Himpunan Mahasiswa (HIMA) Kabupaten Barito Utara, Jonedi Aryandi mengungkapkan bahwa bantuan yang disalurkan atas dana pribadi Sugianto Sabran dan Agustiar Sabran ditengah pandemi Covid-19 adalah bantuan yang bermanfaat dan sangat disambut baik oleh mahasiswa.

"Kami berterimakasih kepada Bapak Sugianto Sabran dan Bapak Agustiar Sabran yang rela menyumbangkan gajinya untuk membantu masyarakat dan mahasiswa. Tentulah kami sangat menyambut baik dan berterimakasih banyak atas bantuan tersebut," kata, Ketua Hima Kabupaten Barito Utara Jonedi Aryandi, Jumat, 29 Mei 2020.

Dia menambahkan, program 100 ribu paket sembako berasal dari dana pribadi Sugianto Sabran yang diambil dari uang gaji, honor, dan biaya rumah tangga Gubernur selama lima tahun senilai Rp 9 miliar. Kemudian dari Agustiar Sabran selama menjabat sebagai Anggota DPR-RI senilai Rp 4 miliar.

"Kami bangga dengan beliau. Sebagai sosok pemimpin beliau turun langsung untuk membantu masyarakat terutama kami para pemuda yang sedang merantau untuk menuntut ilmu ini," lanjut Jonedi Aryandi.


Selain itu, Anggota DPR-RI Dapil Kalteng H Agustiar Sabran juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Karena bantuan 100 ribuan paket sembako dari Sugianto Sabran dan dirinya, tidak sebanding dengan jumlah penduduk Kalteng. Keterbatasan dana yang dimiliki membuat dirinya dan Sugianto Sabran hanya mampu menyiapkan 100 ribu paket sembako.

"Dana diambil dari gaji, dan tunjangan saya maupun Sugianto Sabran selaku Gubernur Kalteng. Dana yang dikumpulkan sudah maksimal selama lima tahun masa jabatan. Tapi kami ikhlas untuk masyarakat. Karena kami ada ini pun karena masyarakat. Jadi kapan pun masyarakat membutuhkan saat itu kami akan berjuang dan berkorban," tutupnya. (NOPRI/B-5)

Berita Terbaru