Bantuan Tak ada, Berbeda dengan Kabupaten Tetangga

  • Oleh Naco
  • 30 Mei 2020 - 08:45 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah menyebutkan saat ini bukan hanya masalah deteksi dini dan sosialisasi bahaya corona saja yang diinginkan oleh masyarakat. Namun yang tidak kalah penting masyarakat Kotim tengah menunggu perhatian  pemerintah kabupaten, yang di daerah ini kondisinya sangat berbeda dengan sejumlah kabupaten tetangga. 

“Dengan kata lain pemkab jangan hanya fokus dengan masyarakat yang sakit saja tapi juga masyarakat yang sehat," kata Riskon, Sabtu, 30 Mei 2020.

Menurutnya kondisi masyarakat akan semakin terpuruk karena tidak ada pekerjaan dan pemasukan sehingga juga harus ada perhatian serius dari pemerintah.

"Karena kabupaten tetangga kita lihat seperti Seruyan, Kobar dan lainnya, pemkabnya sudah mengeluarkan bantuan beras atau yang lain untuk masyarakatnya, masa pemkab Kotim tidak mampu memberi bantuan kepada masyarakat," tegas Riskon.

Meski pemkab melakukan berbagai upaya pencegahan akan tetapi dirinya mengakui perhatian pemerintah saat ini dianggap kurang dibanding Kobar dan Seruyan tersebut.

Riskon berharap bantuan pemkab itu segera direalisasikan karena selama ini yang justru banyak memberikan bantuan berasal dari pihak ketiga saja. (NACO/m)


 

Berita Terbaru