Kinerja Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Kotim Menuai Kritikan

  • Oleh Naco
  • 31 Mei 2020 - 13:25 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Kinerja tim Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur mendapatkan kritikan dari para legislator di daerah pemilihan I, Kecamatan MB Ketapang.

Melalui juru bicara anggota DPRD dari dapil I, SP Lumban Gaol menyebutkan bahwa gugus tugas yang dibentuk belum terlihat secara jelas kehadirannya dalam membantu ekonomi masyarakat miskin yang terdampak Covid-19.

"Kami melihat kesibukan berotorika di media saja, dan ini sangat tidak sebanding dengan anggaran Rp31 ,miliar yang dialokasikan untuk tahap awal dsl penanganan Covid-19 ini," katanya, Minggu, 31 Mei 2020.

Itu, lanjut Gaol, sudah mereka sampaikan dalam hasil reses mereka melalui rapat paripurna di DPRD Kotim. Persoalan Covid-19 menjadi persoalan yang mereka sampaikan.

Bahkan, ia mengatakan, mereka menduga-duga anggaran tersebut dianggap tidak tepat guna atau sasaran dan habis untuk operasional saja.

Padahal, kata mereka, dalam laporan reses itu, selain pemkab mengalokasi anggaran juga ada bantuan dari pihak ketiga seperti sembako, APD, handsanitezer, disifektan hingga bantuan lainnya.

Oleh karena itu, kata dia, mereka sangat menyepakati pembentukan pansus agar agar lembaga DPRD bisa lebih mudah dalam hal pengawasan dan mendorong langkah-langkah konkrit yang harus disegerakan gugus tugas.

Ia menambahkan, semua itu demi tercapainya tujuan yang baik dari pembentukan gugus tugas tersebut. Sementara fungsi pengawasan yang melekat pada DPRD saat ini sedikit dibatasi oleh kondisi statis phisical distancing dan lain sebagainya sehubungan dengan Covid-19 dan juga lebih dibatasi oleh sebagian alat kelengkapan.

"Jadi jika ada pansus akan memberi ruang bagi DPRD yang diisi oleh lintas alat kelengkapan dewan yang bersifat khusus untuk memperkuat gugus tugas bekerja dengan cepat dan lebih terukur," jelasnya. (NACO/m)

Berita Terbaru