Bupati Sukamara: New Normal Pendidikan Perlu Kajian Mendalam

  • Oleh Norhasanah
  • 01 Juni 2020 - 20:21 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan new normal pendidikan bisa saja dilakukan di Bumi Gawi Barinjam, namun perlu kajian mendalam.

"Untuk pendidikan memang perlu kajian lebih dalam lagi, ini bisa saja new normal," katanya, Senin, 1 Juni 2020.

Bila new normal pendidikan dilakukan, maka aktivitas belajar mengajar tidak bisa dilakukan seperti sebelumnya akan ada perubahan baik mulai jam masuk dan lainnya.

"Artinya tidak normal benar, apakah nanti cara masuknya separo-separo atau seperti apa, itu masih dalam kajian," ujarnya.

Windu menyebut ada beberapa bidang yang bisa dilakukan new normal di Sukamara, mulai dari pasar, pariwisata, pertokoan, peribadahan dan lainnya.

Secara bertahapan mulai dilakukan sosialiasi. Untuk saat ini pelaksanaan ibadah sudah bisa dilakukan secara berjamaah, namun harus tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan dan disepakati bersama dalam sosialiasi penyelenggaraan beribadah era kenormalan baru.

"Untuk penyelenggaraan ibadah, sektor ini sesuai dengan kesepakatan bersama, bahwa peribadatan dalam menjalankan kewajiban beragama silakan dijalankan.

"Jadi tempat ibadah, rumah-rumah ibadah, sudah bisa melaksanakan new normal sejak saat ini," tukasnya. (NORHASANAH/B-6)

Berita Terbaru