Motor Dibakar Karena Pria yang Sering SMS Istrinya Ogah Diajak ke Rumah

  • Oleh Naco
  • 02 Juni 2020 - 11:35 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ahmad Guntur mengakui membakar motor milik Fathur Roni karena korban ogah diajak ke rumahnya untuk menyelesaikan permasalahan antara dirinya dengan korban yang dituduh mengganggu istrinya.

"Saya bawa motor korban ke rumah sebagai jaminan," ucap terdakwa saat pelimpahan berkas tahap II di Kejaksaan Negeri Sampit.

Motor korbankata dia dijadikan sebagai jaminan agar korban mau datang ke rumahnya. Di mana motor korban diambil dan diangkut dengan menggunakan mobil pikap milik tersang.

Data yang dihimpun, Selasa, 2 Juni 2020 motor itu dibawa tersangka usai korban dipukul sebanyak 3 kali pada 29 Maret 2020, di kediaman korban di Jalan Kacapiring 1, Gang Damai 5, Kelurahan Ketapang, Kabupaten Kotim.

Motor dibawa ke kediaman tersangka di Jalan Gunung Sameru, RT 40 RW 7,  Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotim. Karena korban tidak juga mendatanginya tersangka marah dan langsung membakarnya.

Saat ditanya apakah tersangka memiliki bukti SMS korban yang dikirim kepada istrinya tersebut, tersangka mengakui tidak memiliki bukti tersebut. Namun korban dituduh mendekati istrinya saat hubungan rumah tangga mereka sedang retak.

Usai pelimpahan berkas tersebut, kini tersangka tinggal menunggu agenda persidangannya di Pengadilan Negeri Sampit yang akan digelar dalam waktu dekat ini. (NACO/B-5)

Berita Terbaru