Gempa di NTB dan Daerah Lain, Ini Catatan BMKG

  • Oleh Teras.id
  • 04 Juni 2020 - 14:00 WIB

TEMPO.CO, Jakarta Gempa di NTB pada Rabu malam, 3 Juni 2020, adalah yang ketiga dalam sepekan ini di wilayah yang sama. Gempa 6,0 Magnitudo pada Rabu malam adalah yang terkuat.

Gempa itu disampaikan BMKG berasal dari laut, sejauh 132 kilometer sebelah barat laut Pulau Saringi, atau di utara Pulau Lombok. Kedalaman sumber gempa terukur 664 kilometer dan dilaporkan tak sampai menyebabkan tsunami.

Dua gempa sebelumnya dalam sepekan ini, menurut catatan BMKG, terjadi pada 28 dan 29 Mei lalu. Masing-masing diukur kekuatannya 4,3 dan 2,7 Magnitudo.

Keduanya sama berasal dari laut dengan hiposentrum atau kedalaman sumber gempa yang juga sama yakni 10 kilometer. Posisi episentrumnya juga tak berselisih jauh, yakni 16 dan 19 kilometer sebelah barat laut Lombok.

Tapi dampak getaran yang dirasa lebih luas dan kuat untuk gempa 28 Mei. Saat itu intensitas getarannya III dalam skala MMI dirasakan di Lombok Utara, Tengah, dan Barat. 

Selain di Nusa Tenggara Barat, catatan BMKG menunjukkan gempa tersebar di sejumlah wilayah lain dalam sepekan terakhir. Mereka di antaranya terjadi di Kabupaten Sigi, Aceh dengan kekuatan 2,9 M pada hari yang sama dengan kejadian gempa di NTB.

Pada hari itu pula ada gempa di Ambon, Maluku, dan Ransiki, Papua Barat. Kekuatannya masing-masing 2,6 dan 4,1 Magnitudo.

Sisanya di hari-hari sebelumnya yang tersebar di Kairatu di Pulau Seram di Maluku (2x), Jayawijaya di Papua, Lanny Jaya di Papua, Melonguane di Talaud di Sulawesi Utara, Mamuju di Sulawesi Barat, Bengkulu Utara, Enggano di Bengkulu, Buleleng (2x) di Bali, dan Andolo di Sulawesi Tenggara. Gempa yang terkuat di antaranya adalah di Melonguane yang terukur 5,7 Magnitudo. (TERAS.ID)

Berita Terbaru