Jika Liga 1 Lanjut, PSS Sleman Syaratkan Ini

  • Oleh Teras.id
  • 04 Juni 2020 - 14:20 WIB

TEMPO.CO, Yogyakarta - PSS Sleman berharap masyarakat tetap diperbolehkan menonton langsung di dalam stadion jika Liga 1 2020 nanti kembali digelar. Kompetisi itu rencananya akan kembali bergulir pada September 2020 mendatang pasca berhenti sejak Maret 2020 lalu akibat pandemi Covid-19.

“Harapan kami ketika kompetisi kembali digelar ya tetap ada penonton agar atmosfer pertandingan terasa,” kata Direktur PT Putra Sleman Sembada (PSS) Hempri Suyatna, perusahaan yang menaungi klub PSS Sleman, Rabu 3 Juni 2020.

Hempri menuturkan sebelum kompetisi digelar, manajemen klub berjuluk Super Elang Jawa mendorong PSSI untuk menyusun protokol kesehatan dan detail operasional secara jelas dan rinci. Mulai dari teknis pertandingannya dan aturannya untuk penonton.

Hempri menilai, boleh tidaknya penonton masuk stadion perlu mempertimbangkan bagaimana perkembangan kasus Covid-19 di Yogyakarta dan Indonesia umumnya saat September atau saat kompetisi diputuskan digelar lagi nanti.

“Tetap mempertimbangkan situasi dan kondisi pandemi ini. Kalau memang boleh dihadiri penonton, skenarionya di lapangan bagaimana dan ketika tidak boleh dihadiri penonton, dijelaskan seperti apa,” ujarnya.

Hempri menilai dalam situasi pandemi yang belum berakhir itu, hal paling utama tetaplah kesehatan, keselamatan dan keamanan orang orang yang berada di stadion saat laga itu digelar. Mulai dari pemain, pelatih, wasit, official juga penonton itu sendiri.

PSS Sleman sendiri, ujar Hempri, prinsipnya akan mengikuti segala keputusan resmi PSSI mengenai nasib kompetisi Liga 1 musim 2020. PSSI sebelumnya telah menggelar rapat secara virtual bersama klub-klub Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 akhir Mei lalu. Kompetisi diproyeksikan lanjut pada September 2020 mendatang namun secara resmi kebijakan itu belum diputuskan. (TERAS.ID)

Berita Terbaru