Pemkab Barito Utara Siap Antisipasi Karhutla

  • Oleh Ramadani
  • 05 Juni 2020 - 16:30 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara siap mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di musim kemarau. 

Hal ini disampaikan Bupati Baraito Utara, H Nadalsyah pada Jumat 5 Juni 2020 setelah mengikuti rapat koordinasi kesiagaan penanganan Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng).

Sekaligus sebagai tindak lanjut program sertifikasi PMD dan pelayanan terintegrasi di Kalteng melalui vidcon, di aula setda lantai II Muara Teweh, kemarin Kamis 4 Juni 2020.

Menurut Nadalsyah, masa kemarau nantinya merupakan masa rawan terjadinya karhutla. Berdasarkan pemantauan dari Januari sampai dengan Mei 2020 melalui aplikasi lapan bahwa dari 57 titik hotspot api yang berada di Barito Utara, hanya 16 titik yang merupakan titik api dan 41 titik yang terpantau hanya bias panas saja.

"Pemerintah telah membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA) yang mana sudah terbentuk 8 MPA di 8 kecamatan di wilayah Barito Utara. Kemudian, menyiapkan berbagai macam peralatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang telah dipersiapkan oleh BPBD berjumlah 103 orang. Nantinya selalu siap dalam penanganan bencana terutama karhutla," ungkap Nadalsyah.

Upaya kesiapsiagaan Pemkab Barito Utara mendapat dukungan dari bebagai pihak terkait yaitu Kodim 1013/Muara Teweh, Polres Barito Utara dan seluruh pihak yang terkait serta dari masyarakat Barito Utara.

"Kami Pemkab Barito Utara sangat siap dalam upaya pencegahan Karhutla di wilayah Barito Utara dan memberikan apresiasi kepada pemprov dalam koordinasi kepada seluruh kepala daerah lingkup Provinsi Kalteng," tuturnya (RAMADHANI/B-7)

Berita Terbaru