Penerimaan Peserta Didik Baru di Kobar Dilakukan Secara Online

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 08 Juni 2020 - 08:16 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Di masa pandemi Covid-19 Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2020-2021 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dilakukan secara online.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengubah tata cara PPDB. Keputusan ini diambil untuk menyesuaikan kondisi Kobar yang saat ini masih dalam zona merah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Kobar Nomor 366 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis PPDB TK, SD, SMP Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun Pelajaran 2020-2021.

Kebijakan ini diputuskan setelah Kadis Dikbud Kobar rapat terbatas dengan Kabid PAUD, Kabid SD, Kasi Peserta Didik SMP, Koordinator Pengawas, ketua MKKS dan ketua K3S, Jumat, 29 Mei 2020.

"PPDB tahun ini akan dilakukan secara daring atau luring untuk pengecualian," ujar Kadis Dikbud Kobar, M. Rosihan Pribadi, Senin, 8 Juni 2020.

Mekanisme kebijakan PPDB di rumah ini, segala tahapannya dilakukan secara online. Calon peserta didik mulai mendaftarkan diri secara online, kemudian dilakukan verifikasi oleh operator atau panita PPDB, seleksi, serta apabila lulus mendaftarkan kembali secara online.

Berikut jadwal PPDB 2020-2021 di Kobar:

Sosialisasi/Pengumuman PPDB : 02 – 20 Juni 2020

Pendaftaran : 22 – 26 Juni 2020

Penyerahan Berkas Pendaftaran : 23 Juni - 02 Juli 2020

Proses Seleksi : 22 Juni - 02 Juli 2020

Pengumuman Hasil Seleksi : 04 Juli 2020

Pendaftaran Ulang : 06 - 09 Juli 2020

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah : 13 - 15 Juli 2020

Efektif Sekolah : 16 Juli 2020

Mengingat masih ada siswa atau orang tua murid yang memiliki keterbatasan dalam mengakses internet. Apalagi di sekolah pedalaman seperti Kecamatan Arut Utara. Maka tetap membuka pendaftaran secara tatap muka.

"Untuk sekolah pedalaman tetap kita adakan pendaftaran langsung, caranya dengan meminta pihak sekolah menyiapkan posko PPDB dan tetap memperhatikan protokol kesehatan," ungkapnya. (DANANG/B-6)

Berita Terbaru