Rapid Test Massal Susulan Bakal Digelar di Pasar Indra Sari, Pedagang Diingatkan Kooperatif

  • Oleh Wahyu Krida
  • 17 Juni 2020 - 11:45 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Rapid test massal kedua atau susul bakal digelar kembali di Pasar Indra Sari Pangkalan Bun. Rencananya, kegiatan itu digelar dalam waktu tegas.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Achmad Rois, Rabu, 17 Mei 2020, menjelaskan rapid test massal kedua ini ditujukan bagi para pedagang pasar yang belum mengikuti rapid test massal pertama.

"Dari target 1000 pedagang, rapid test massal di Pasar Indra Sari sudah diikuti 774 orang dengan hasil 10 orang reaktif. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan swab yang reaktif tersebut, sekarang masih dalam proses pemeriksaan di laboratorium," jelas Achmad Rois.

Achmad Rois menambahkan, dari target jumlah 1000 orang, masih tersisa sekitar 300 orang yang masih belum mengikuti rapid test.

"Harapannya, pedagang yang belum diperiksa agar kooperatif dan mengikuti rapid test tersebut. Berdasarkan edaran Menteri Perdagangan RI Nomor 12 Tahun 2020, setiap pedagang yang beraktivitas di pasar wajib memiliki surat keterangan sebagai bukti bebas covid-19. Di antaranya adalah dengan hasil rapid test," jelas Achmad Rois.

Dia menambahkan, agar tidak memberatkan para pedagang, maka rapid test massal lanjutan ini bakal dilaksanakan bagi pedagang yang masih belum mengikuti pemeriksaan.

"Bila ada individu yang berupaya menghindarinya, tentunya di kemudian hari yang bersangkutan akan tetap diminta surat keterangan tersebut dari Dinas Pasar. Jadi dia tetap diminta melakukan rapid test mandiri dan tentunya akan mengeluarkan dana dari kantong pribadi," jelas Achmad Rois. (WAHYU KRIDA/B-11)

Berita Terbaru