Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Pematangsiantar Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Dalam 3 Bulan, Inovator Indonesia Hasilkan 5 Ventilator

  • Oleh Teras.id
  • 20 Juni 2020 - 20:40 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Lima jenis ventilator yang dikembangkan anggota Konsorsium Riset dan Inovasi  COVID-19 telah berhasil mengantongi Izin Edar dari Kementerian Kesehatan, setelah lulus uji sertifikasi dari Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Kementerian Kesehatan.

Kelima ventilator tersebut segera memasuki tahap produksi massal, dan bahkan beberapa sudah dimanfaatkan oleh rumah sakit dalam membantu menyelamatkan pasien Covid-19. Para inovator  Indonesia telah berhasil menghasilkan produk-produk riset dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dalam waktu yang relatif singkat, hanya dalam waktu tiga bulan.

Keberhasilan ini disambut gembira dan apresiasi yang tinggi oleh Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro dan segenap jajarannya, yang telah memfasilitasi kegiatan riset dan inovasi percepatan penanggulangan Covid-19, melalui Tim Konsorsium COVID-19.

“Bayangkan, riset dan inovasi yang biasanya di proposal dilakukan minimal dalam satu tahun anggaran, ini hanya dalam hitungan tiga bulan, sudah menghasilkan produk-produk inovasi yang berkualitas, luar biasa dan sangat dibutuhkan bangsa Indonesia, yang pada saat yang sama, bangsa lain juga sedang berlomba-lomba  membuatnya,” ungkap Bambang PS Brodjonegoro di Gedung BJ Habibie, Jakarta, Jumat, 19 Juni 2020.

Sebelumnya, sejak penetapan Covid-19 sebagai pandemi global oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada tanggal 11 Maret 2020, Kemenristek/BRIN merespons dengan membentuk Konsorsium Riset dan Inovasi untuk percepatan penanggulangan   pandemi Covid-19.

“Kuncinya adalah kolaborasi, kemitraan, dan kerja sama. Adanya pandemi Covid-19 yang  merupakan tantangan berat bangsa Indonesia  dan global saat ini, terbukti dapat  menyatukan tekad dan semangat para inventor dan inovator dari  kalangan  pemerintah, akademisi, dan pihak swasta untuk berkolaborasi dan bekerja sama mengatasi pandemi bersama-sama,” lanjut Bambang PS Brojonegoro.

Kelima jenis ventilator tersebut adalah :

1). BPPT3S-LEN

BPPT3S-LEN. Kredit: Kemristek

Ventilator berbasis Ambu Bag dan Cam dikembangkan BPPT bersama PT LEN. BPPT3S-LEN telah mengantongi Nomor Izin Edar Alat Kesehatan KEMENKES RI ADK 20403020870 dan sekarang ini PT LEN sedang proses produksi 100 unit ventilator.

2). GERLIP HFNC-01

GERLIP HFNC-01. Kredit: Kemristek

Berita Terbaru