Guru MIN 3 Kapuas Budayakan Cuci Tangan Sebelum Beraktivitas di Sekolah

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 01 Juli 2020 - 11:05 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Para guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri atau MIN 3 Kapuas mulai membudayakan rajin cuci tangan pakai sabun di air mengalir atau menggunakan hansanitizier sebelum beraktivitas di sekolah, dikarenakan pegawai MIN 3 ada yang tetap tidak libur pada saat pandemik Covid 19.

Kepala MIN 3 Kapuas, H Saliman mengatakan bahwa setiap ruangan kelas, ruang guru, ruang kantor tata usaha, dan ruang kepala madrasah harus steril dan paling tidak ada 3 pencucian tangan atau westafel di ruangan tertentu.

"Iya, ini kami lakukan untuk mencegah penyebaran virus corona, agar para pegawai yang tetap ke sekolah bisa selalu memperhatikannya," kata Saliman, Rabu, 1 Juli 2020.

Ia menuturkan sebetulnya juga yang harus dijaga adalah anak-anak sekolah diajarkan cuci tangan, kalau perlu di demonstrasi (cuci tangan) bersama gurunya bareng-bareng.

"Tetapi pada saat pandemik ini siswa dan siswi kami diliburkan sampai keadaan benar benar kondusif, maka dari itu pemasangan westafel dilakukan di ruangan tertentu saja, yakni Ruang Kamad, TU, dan Guru," jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Kesiswaan pada MIN 3 Kapuas, Baihaqi mengajak dan memberikan arahan dan tata cara pencucian tangan sebelum melakukan aktivitas di kantor.


"Hendaknya membersihakan dan menyemprotkan alat cuci tangan atau sabun ke tangan, dan usahakan jangan sampai menyentuh di 3 bagian, yakni mata, mulut dan hidung, saya juga berpesan agar seluruh pengawai MIN 3 Kapuas, tetap melakukan perilaku hidup bersih dan sehat di rumah dan tidak hanya disekolah," ucap Baihaqi. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)

Berita Terbaru