Jaringan Internet Harus Masuk Sampai Pelosok

  • Oleh Naco
  • 01 Juli 2020 - 11:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rinie A Gagah mendorong agar pemerintah kabupaten menggaet  provider agar jaringan internet dan telekomunikasi masuk ke daerah pelosok. 

Ia beranggapan salah satu peran jaringan internet dan telekomunikasi itu sangat penting untuk membuka ketertinggalan.

Pemkab Kotim diminta mempemudah birokrasi untuk  sektor itu. sebab masih  ada sekitar 55 desa di Kabupaten Kotim hingga kini belum terjangkau layanan sarana telekomunikasi.

“Kami mendorong agar pihak provider saat ini harus memperhatikan pelosok untuk membuka ketertinggalan di sana. Agar internet di pelosok lancar," ucap Rinie, Rabu, 1 Juli 2020

Pemkab Kotim kata dia harus berusaha agar fasilitas jaringan telekomunikasi tersebut dipasang secara bertahap bagi desa yang belum tersentuh sarana telekomunikasi.  

Sejauh ini kata dia  perkembangan di sektor telekomunikasi ini memang sudah signifikan. Jika dilihat dalam waktu beberapa tahun terakhir ini. Cakupan hingga masuk ke pelosok. 

Tetapi sayangnya jaringan internet masih belum bisa maksimal. Sementara di program pemerintahan desa dangat memerluka itu selain sektor pendidikan, kesehatan dan sosial lainnya.

Kondisi ini harus menjadi perhatian semua pihak. Dengan kemajuan ekonomi yang cukup tinggi, kabupaten yang memiliki luas wilayah 16.796 km persegi, terdiri dari 168 desa, 17 kelurahan dan 17 kecamatan, semestinya bisa mengatasinya secara bertahap.hingga kini baru 113 desa dan 17 kelurahan yang terkoneksi dengan jaringan telekomunikasi. (NACO/B-5)

Berita Terbaru