Membangkitkan UKM Kalteng di Tengah Pandemi

  • Oleh Uriutu
  • 02 Juli 2020 - 21:50 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Pandemi Covid-19 telah memporakporandakan sendi kehidupan. Tidak terkecuali bidang perekonomian. Namun keadaan ini tidak boleh membuat kalangan dunia usaha khususnya UKM menyerah. Untuk itu perlu trik dan tip agar usaha yang dijalankan terus tumbuh dan berkembang di tengah kondisi sekarang.

Menjawab keadaan tersebut, Burhan Sholihin, pelaku UKM, memberi saran  bagi pelaku usaha  khususnya skala kecil dan menengah agar terus meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam membuat produk dan pemasaran. 

“Dengan inovasi dan kreativitas, usaha justru bisa tumbuh. Sekarang, di tengah dunia usaha skala besar banyak yang ambruk, UKM justru bertahan. Bahkan ada juga yang mengalami peningkatan hingga 50 persen,” kata Burhan ketika menjadi pembicara dalam diskusi online via zoom bersama Palangka Post dan borneonews.co.id dengan tema ‘Bangkit dari Pandemic Membengun Kalteng’ yang dipandu Pemred Palangka Post M Harris Sadikin, Kamis, 2 Juli 2020.

Selain membuat produk yang berkualitas dan inovatif sehingga diminati konsumen, Burhan juga memberi tip pemasaran di tengah kondisi pandemi. Karena keadaan sekarang sistem jual beli banyak yang tidak lagi datang langsung ke tempat penjual produk, tetapi menggunakan jasa pengiriman. Oleh karena itu penting mengumpulkan data base pelanggan, memanfaatkan telepon genggam dan media sosial.  

“Ini merupakan basic bagi pemula. Kalau sudah makin besar bisa memanfaatkan  e-commerce,” tandas Burhan yang juga Direktur Eksekutif Tempo.co tersebut.

Siswanto, dari Rumah Kreatif BUMD Kotawaringin yang membina sekitar 60 UKM di Kotawaringin Barat mengatakan bahwa di tengah kondisi sekarang banyak usaha yang terpuruk. Untuk itu dibutuhkan strategi khusus agar terus bertahan.

“Apalagi UKM yang kami bina selain masih perlu dukungan anggaran juga keterbatasan SDM,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama Bank Kalteng Yayah Diasmono mengatakan, di tengah kondisi sekarang bagi pelaku usaha yang ingin terus eksis memang dibutuhkan kreativitas dan inovasi. Sebelum membuat suatu produk perlu dipikirkan sasaran pasar dan arah pasar. “Market sharing-nya apa Apa asal ikut-ikutan saja Pasarnya sampai di mana" katanya.

Membangkitkan UKM Kalteng di Tengah Pandemi
Membangkitkan UKM Kalteng di Tengah Pandemi

Yayah memberi contoh, bidang tanaman pangan punya prospek yang baik untuk dikembangkan.  Sekarang terjadi perlambatan produk pangan dan ekspor pangan dampak pandemi. Kondisi ini merupakan suatu peluang. Apalagi Kalteng saat ini tengah mengembangkan program nasional yaitu Food Estate.  

Sementara itu, Bank BNI Cabang Palangka Raya menyatakan membuka diri  bagi pelaku UKM. “Kami membuka diri membantu permodalan dengan kredit KUR,” kata Kepala Cabang BNI Palangka Raya Maslipansyah.  

Hanya saja, sambung dia, para pelaku UKM wajib memberikan data untuk meyakinkan pihaknya. Salah satunya cash flow jelas, usaha legal (berizin) dan sedang berjalan. Hal ini agar bisa dilakukan peminjaman sesuai tujuan awal atau kesepakatan awal.  

Berita Terbaru