Hanya 153 Pedagang Pasar Saik Yang Ikuti Rapid Test Massal

  • Oleh Norhasanah
  • 03 Juli 2020 - 16:00 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Rapid test massal di Pasar Saik yang digelar Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sukamara hanya diikuti 153 pedagang. Dengan jumlah tersebut, maka masih tersisa 91 orang yang belum menjalani rapid test.

"Yang kita ambil rapid test tadi cuman 153 orang dari 244 target," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukamara, Amir Sapiyudin, Jumat, 3 Juli 2020.

Menurut Amir, pihaknya akan kembali mendata para pedagang yang tidak mengikuti rapid test pada hari ini, sehingga semua pedagang Pasar Saik akan menjalani pemeriksaan.

"Nanti pemeriksaanya akan kita alihkan ke Puskesmas sesuai dengan jadwal rapid test yang ada di Puskesmas, mereka buka pada hari Selasa dan Sabtu," ujarnya.

"Mungkin nanti kawan-kawan dari lintas sektor, seperti Dinas Perdagangan, Satpol PP yang akan membawa kesana. Jadi kita standby di Puskesmas," tambah Amir.

Untuk pemeriksaan lanjutan tersebut, saat ini belum bisa dipastikan. Sebab, data yang dimiliki Dinas Kesehatan Sukamara akan kembali didata ulang untuk memastikannya. "Untuk pelaksanaannya belum pasti kapan, karena data yang sudah ada ini perlu dilakukan pendataan ulang," terangnya. 

Selain Pasar Saik, Tim Gugus Tugas Percepatan Penangana Covid-19 Kabupaten Sukamara juga berencana menggelar rapid test di Pasar Inpres, berikut disusul pasar-pasar lainnya di wilayah kecamatan. (NORHASANAH/B-7)

Berita Terbaru