Akibat Pandemi Covid-19, Pertumbuhan Ekonomi Sukamara Dipastikan Tidak Tercapai

  • Oleh Norhasanah
  • 03 Juli 2020 - 16:40 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Akibat pandemi covid-19 yang menyerang Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara memastikan pertumbuhan ekonomi di Bumi Gawi Barinjam tidak akan tercapai.

"Untuk peningkatan penerimaan daerah khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) memang merupakan masalah yang belum sepenuhnya dapat diselesaikan oleh pemerintah daerah," kata Bupati Sukamara, Windu Subagio, Jumat, 3 Juli 2020.

Apalagi pada tahun ini, lanjut dia, hampir dapat dipastikan pertumbuhan ekonomi tidak tercapai karena dampak yang ditimbulkan cukup besar terhadap perekonomian.

"Bahkan pemerintah pusat telah menurunkan target pertumbuhan ekonomi pada akhir tahun 2020 menjadi 2,3 persen dari 5,3 persen yang diasumsikan pada APBN 2020," jelasnya.

Menurut Windu, kondisi tersebut secara umum juga berpengaruh pada penerimaan daerah, baik yang berasal dari dana transfer maupun yang berasal dari pendapatan asli daerah di Kabupaten Sukamara. Termasuk untuk penganggaran tahun yang akan datang.

"Kegiatan perekonomian belum sepenuhnya pulih, sehingga untuk mengatasi hal ini perlu kita koordinasikan bersama dalam menggali potensi potensi pendapatan daerah," tutur Windu. (NORHASANAH/B-7)

Berita Terbaru