DPR Desak Polisi Usut Kasus Pemalsuan Label SNI

  • Oleh Inilah.com
  • 03 Juli 2020 - 22:20 WIB

INILAHCOM, Jakarta - Kasus pemalsuan label Standar Nasional Indonesia (SNI) yang berpotensi merugikan keuangan negara sebesar Rp2,7 triliun hingga kini masih belum tuntas di Polda Metro Jaya.

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil meminta aparat kepolisian transparan dan segera melanjutkan proses hukum tersebut. Hal itu untuk memastikan keadilan hukum bagi semua pihak.

"Meminta agar kasus dipercepat untuk mendapatkan kepastian dan keadilan hukum," tegas Nasir.

Sebelumnya Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti mengkritik kasus tersebut.

"Pelapor kasus pemalsuan dapat melaporkan kepada Irwasda dan Propam selaku pengawas internal Polri, untuk melihat apakah ada yang dilanggar oleh penyidik," ujar Poengky.

Poengky mengungkapkan, pentingnya penyidik bersikap profesional. Terhadap semua kasus pidana yang dilaporkan, penyidik harus profesional dalam menangani. Jika diduga penyidik tidak profesional dalam melaksanakan tugasnya, maka Pengawas Penyidikan (Wassidik) bertanggungjawab memeriksa hasil penyidikan perkara dan memberikan arahan-arahan kepada penyidik.

(INILAH.COM)

Berita Terbaru