Awasi Koperasi di Kabupaten Kotawaringin Timur

  • Oleh Naco
  • 05 Juli 2020 - 15:01 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Darmawati mengingatkan pemerintah setempat untuk melakukan pengawasan terhadap seluruh koperasi, terutama koperasi simpan pinjam.

Disinyalir saat ini muncul para rentenir bermodus koperasi simpan pinjam di daerah ini “Perlu diwaspadai dan diawasi oleh pemerintah kabupaten khususnya koperasi simpan pinjam," kata politisi partai Golkar tersebut, Minggu, 6 Juli 2020.

Tidak menutup kemungkinan saat ini di Kotim tumbuh subur bagi rentenir bertopeng koperasi, yang mengorbankan banyak masyarakat. Menurutnya jangan sampai ada penyalahgunaan dari tujuan mulia koperasi untuk membantu masyarakat, jangan sampai yang terjadi malah sebaliknya.

"Saya masih sering mendengar keluhan warga yang merasa kesulitan lantaran terikat pinjaman di koperasi yang bunganya terlalu tinggi," tukasnya.

Saat ini beragam jenis koperasi ada di Kotawaringin Timur, seperti di sektor pertanian, perikanan, simpan pinjam dan lainnya. Untuk kawasan perkotaan, cukup banyak terdapat koperasi dengan bidang usaha simpan pinjam.

Cukup wajar sebuah koperasi mencari keuntungan, namun jangan sampai dampaknya justru menjadi beban masyarakat. Seperti pemberlakuan bunga terlalu tinggi sering dikeluhkan karena dirasa sangat membebani.

Koperasi diharapkan tidak seperti rentenir yang mengambil keuntungan dari warga yang sedang mengalami kesusahan.

"Koperasi harus hadir membantu dengan menjadi solusi memberikan pinjaman namun dengan bunga rendah sehingga tidak sampai membebani warga saat membayar pinjaman tersebut," tandanya.

Maka dari itu kata dia perlu diinventarissi koperasi ini secara menyeluruh hingga dilakukan verifikasi ulang ditengah masyarakat supaya pemerintah tidak dianggap tutup mata atas praktik-praktik rentenir berkedok koperasi. (NACO/B-6)

Berita Terbaru