DPRD Kotim Desak Pemkab Segera Tangani Penggarapan Lahan Kelompok Tani

  • Oleh Naco
  • 05 Juli 2020 - 15:11 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Fraksi PKB DPRD Kotawaringin Timur, M.Abadi mendesak agar Pemkab Kotim segera menandatangani persoalan penggarapan lahan kelompok tani di Kecamatan Cempaga.

Abadi menyebutkan persoalan antara perusahaan perkebunan dan masyarakat seakan tidak pernah berakhir. Bahkan dia sangat menyesalkan hal itu.

Maka dari itu Abadi meminta agar persoalan itu segera diselesaikan dan ditangani pemerintah kabupaten. Dia khawatir nantinya masyarakat kembali jadi korban.

“Saya prihatin dengan masalah itu, bagaimana bisa lahan kelompok tani digarap begitu saja oleh perusahaan perkebunan. Pemerintah kabupaten kami minta turun tangan, segera atasi persoalan ini sebelum menjadi sebuah konflik antara kelompok tani dan perusahaan,” kata Abadi, Minggu, 6 Juli 2020.

Menurutnya, jika masalah itu dibiarkan berlarut-larut dirinya khawatir nantinya pihak perusahaan menggunakan berbagai hal untuk mengelabui warga.

Oknum perusahaan memang sengaja memancing keributan dengan warga. Ketika warga tidak sabar maka akan terjadi tindak pidana disitu pada akhirnya warga lagi yang akan dipersalahkan.

Dia juga meminta agar pemerintah Kabupaten bersama dengan pemerintah provinsi melakukan pengecekan di lapangan.

“Pemerintah harus cek legalitas perusahaan, betul tidak lahan mereka itu. Jangan-jangan ini gaya oknum perusahaan yang asal garap dulu itu," tegasnya.

Abadi menyebutkan modus asal garap ini selalu jadi jebakan bagi masyarakat. Oknum perusahaan sengaja melakukan garapan di luar izin.

“Bagaimana bisa di situ bisa ada izin perusahaan. Ini mesti ditelusuri jangan sampai kita tutup mata dengan aktivitas-aktivitas yang merugikan masyarakat kita,” tegasnya.

Berita Terbaru