DPRD Kotim Siap Bantu Pemkab Sosialiasi Bahaya Karhutla

  • Oleh Naco
  • 05 Juli 2020 - 15:31 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rinie A Gagah mengakui jika pihaknya siap sedia membantu pemerintah kabupaten untuk melakukan sosialisasi mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)

 Bahkan politisi partai PDIP tersebut akan memberikan ruang bagi seluruh anggota DPRD bisa ke dapil masing-masing mensosialisasikan hal itu.

"Belum lama ini kami bersama BPBD turun ke daerah untuk membantu sosialisasi, seperti ke Parenggean," tukasnya, Minggu, 6 Juli 2020.

Dikatakan Rinie, kebakaran hutan dan lahan ini meruapakan masalah bersama, jadi semua harus turut peduli dan membantu. Kebakaran hutan dan lahan selalu menjadi ancaman setiap musim kemarau.

Banyaknya sebaran tanah gambut membuat Kotawaringin Timur termasuk daerah yang sangat rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Saat kemarau, tanah gambut tebal menjadi kering sehingga sangat mudah terbakar, ketika gambut sudah terbakar, pemadamannya sangat sulit karena api terus membakar ke dalam tanah meski di permukaan tanah sudah terlihat padam, sehingga pemadaman harus dilakukan secara berulang-ulang.

"Dampak kebakaran lahan sangat merugikan masyarakat luas karena mengganggu kesehatan, ekonomi, pendidikan dan sosial. Untuk itulah kebakaran hutan dan lahan harus dicegah sejak dini," tegasnya.

DPRD melalui 40 anggotanya yang berasal dari lima daerah pemilihan, berupaya semaksimal mungkin membantu.

Selain dalam hal dukungan pengalokasian anggaran, seluruh anggota DPRD juga berinisiatif mensosialisasikan bahaya dan pencegahan kebakaran lahan saat turun ke daerah pemilihan.

Legislator menggandeng pemerintah kecamatan, kelurahan dan desa di daerah pemilihan. Masyarakat juga harus dilibatkan dengan menggugah kesadaran dan kepedulian untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Berita Terbaru