Harga Daging Ayam Ras di Kobar Tak Menentu, Sempat Tembus Rp 50 Ribu per Kg

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 05 Juli 2020 - 17:50 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Harga daging ayam ras di Pasar Tradisional Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) saat ini dikabarkan tidak stabil atau naik turun tidak menentu.

Hal tersebut diungkapkan oleh seorang pedagang ayam potong Mba Ipung di Pasar Tradisional Korindo, Kelurahan Mendawai. Akhir - akhir ini harga daging ayam naik turun.

"Belum lama ini harga ayam potong per kg nya Rp 50 ribu, sedangkan hari ini turun menjadi Rp 47 ribu. Tidak tahu lagi besok harganya berapa, sekarang harganya tidak menentu," ujarnya, Minggu, 5 Juli 2020.

Disampaikannya, harga yang tidak menentu tersebut berpengaruh pada penjualan. Pembelipun enggan untuk belanja ketika harga naik.

"Pembeli juga agak berkurang akibat harga ayam naik dan turun secara tiba- tiba seperti saat ini. Misalnya diperkirakan harga Rp 40 ribu ternyata 50 ribu per Kg, sehingga tidak jadi belanja atau belanja namun tidak banyak," ungkapnya.

Ditambahkannya, untuk bagian lain seperti sayap dibanderol dikisaran Rp 47 ribu per Kg, ceker 30 ribu per Kg, hati ampela Rp 3.000 per biji, kepala Rp 2.000 per biji.


Naik turunnya harga tak menentu ini terjadi semenjak adanya pandemi Covid-19 melenada wilayah Kobar. Namun demikian ia kurang memahami apakah ini dampak dari pandemi Covid-19 atau memang stok ayam yang tidak stabil. (DANANG/B-5)

Berita Terbaru