Tidur saat Rambut Basah Picu Kerusakan dan Infeksi, Cek Solusinya

  • Oleh Teras.id
  • 05 Juli 2020 - 23:00 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Tidur dengan rambut basah meningkatkan risiko kesehatan, salah satunya adalah infeksi jamur yang menyebabkan ketombe dan dermatitis. Sebab, rambut basah membuat sarung bantal dan bantal jadi lembap, tempat ideal berkembangnya jamur. Itu belum termasuk risiko rambut kusut dan mudah patah.  

Tapi bagaimana jika Anda terpaksa tidur dengan rambut basah Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan agar rambut tidak rusak dan muncul masalah kesehatan lainnya.

1. Pakai sarung bantal sutra 

Sarung bantal sutra lebih baik untuk kulit karena tak lembap dan memberikan permukaan tanpa gesekan. Meskipun tidak ada bukti manfaatnya untuk rambut, permukaan yang lebih lembut juga dapat membantu mengurangi kerusakan jika Anda tidur dengan rambut Anda basah - atau kering, dalam hal ini.

2. Oleskan minyak kelapa ke rambut Anda

Minyak kelapa terbukti melindungi rambut basah dari kerusakan. Saat basah, rambut Anda menyerap air dan rentan terhadap kerusakan. Minyak kelapa mengurangi jumlah air yang diserap sehingga mengurangi risiko rusak. Namun, mengoleskan minyak pada rambut tidak disarankan jika Anda menderita eksim seboroik, karena minyak kelapa dapat memperburuk keadaan.

3. Gunakan kondisioner

Kondisioner membantu menutup kutikula rambut, mengurangi gesekan. Rambut yang dibleaching atau mendapatkan perawatan bahan kimia dapat memperoleh manfaat lebih penggunaan kondisioner.


Hilangkan air dari rambut sebisa mungkin. Semakin sedikit air di rambut Anda, semakin meminimalisasi kerusakan yang terjadi. Pastikan (dengan lembut) mengurai rambut Anda sebelum tidur untuk membantu menghindari tekanan ekstra pada rambut Anda.

TERAS.ID

Berita Terbaru