Saksi Beralibi Tidak Tahu Botol dari Napi Narkotika Berisi Sabu

  • Oleh Naco
  • 06 Juli 2020 - 15:40 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Narapidana Lapas Sampit, Wardiansyah yang menjadi saksi dalam persidangan kasus sabu terdakwa Susan, mengaku diminta narapidana Saipul Rahman alias Ipul (43) untuk mengantar botol.

Dalam kesaksiannya, Wardiansyah mengaku tidak tahu dalam botol yang mau diantar itu ternyata berisi sabu-sabu sebanyak sepaket.

"Saya tidak tahu dalam botol itu ada sabu," ucap Wardiansyah dalam persidangan tersebut.

Hingga saat digeledah oleh petugas lapas, Yunita ditemukan sabu tersebut. Petugas pun melaporkannya ke atasannya, Toha Yahya hingga akhirnya diketahui pemilik sabu itu adalah Ipul.

"Saat kami tanyakan kepada Ipul, dia mengakui sabu itu miliknya," ucap saksi Yunita.

Sementara itu, Toha Yahya menyebutkan mengetahui itu dari laporan bawahannya itu, saat mereka tanyakan kepada Ipul diakuinya sabu didapat dari rekannya.

"Kita sudah berupaya melakukan pencegahan itu agar sabu tidak masuk ke dalam lapas," tegas Toha Yahya.

Dalam fakta sidang, terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya Bambang Nugroho itu diamankan pada Senin, 9 Maret 2020 sekitar pukul 16.20 Wib di pos jaga tahanan Blok Wanita Lapas Kelas IIB Sampit, Jalan Lembaga, Kelurahan Sawahan, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur. (NACO/B-11)

Berita Terbaru