Pemko Palangka Raya Diminta Segera Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla

  • Oleh Hendri
  • 07 Juli 2020 - 12:41 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya M Hasan Busyairi mendorong pemerintah kota setempat untuk lebih antisipasu kemungkinan dampak musim kemarau, terutama di wilayah yang rentan terhadap kekeringan meteorologis dan Karhutla.

"Meski saat ini pemerintah dan masyarakat sedang menghadapi wabah pandemi Covid-19, tidak ada salahnya mengantisipasi karhutla sejak dini, tetapkan siaga dan lakukan sosialisasi," katanya, Selasa 7 Juli 2020.

Dia meminta pemerintah kota sudah menggandeng instansi terkait untuk melakukan imbauan atau soasialisasi untuk tidak membakar hutan dan lahan saat musim kemarau datang.

Apalagi dengan karakteristik lahan di Kota Cantik dan sekitarnya didominasi oleh lahan gambut, maka potensi terjadinya karhutla dinilai cukup besar.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi secara umum jika kemarau tahun ini diprediksi lebih basah dari tahun sebelumnya.

Walau sebagian zona diprediksi juga akan mengalami kemarau lebih kering dari sebelumnya dengan puncak musim kemarau di Agustus 2020. (HENDRI/B-6)

Berita Terbaru