Penjualan Hewan Kurban Diprediksi Menurun

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 07 Juli 2020 - 13:51 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Penjualan hewan kurban di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diprediksi menurun jelang Hari Raya Idul Adha 1441 hijriah tahun ini.

Karena saat ini Kotim masih dilanda pandemi virus Corona atau Covid-19, sehingga perekonomian dan minat warga untuk berkurban berkurang.

"Kami prediksi tahun ini penjualan berkurang. Tidak seperti tahun sebelumnya, sehingga kami mengurangi jumlah sapi yang kami datangkan dari luar daerah," ujar Daeng Beta, penjual sapi di Jalan HM Arsyad, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Selasa, 07 Juli 2020.

Daeng mengaku sengaja jauh-jauh hari berjualan sapi kurban. Dengan harapan hewan tersebut bisa dapat terjual habis nantinya, karena mereka memprediksi akan ada penurunan pembeli pada tahun ini.

"Sudah 2 pekan ini kami membuka lapak penjualan sapi, dan kami bersyukur sudah lumayan banyak penjualan, meski tidak sama seperti tahun lalu," katanya.

Dia mengaku mendatang sapi dari Bone, Sulawesi Selatan. Ada 80 ekor sapi dan hingga saat ini sudah terjual 40 ekor, sehingga mereka berencana akan kembali mendatangkan sekitar 50 ekor sapi.

"Jumlah ini lebih sedikit jika dibandingkan tahun lalu. Mungkin karena saat ini musim Covid-19," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru