Sungai Menthobi Meluap, Desa Lubuk Hiju Terkena Banjir

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 07 Juli 2020 - 18:25 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Initensitas hujan di wilayah hulu Sungai Menthobi kabupaten Lamandau dalam beberapa hari terakhir masih cukup tinggi, akibatnya air Sungai Menthobi meluap dan membanjiri wilayah bantaran sungai serta dataran rendah yang dilintasi, seperti halnya perkampungan Desa Lubuk Hiju, Kecamatan Menthobi Raya.

Di Desa Lubul Hiju air Sungai Menthobi terus meluap dan membanjiri perkampungan sejak Senin 6 Juli 2020 malam. Banjir yang menggenangi perkampungan terus meninggi hingga Selasa 7 Juli 2020 dini hari.

Hingga kini, tercatat ada 6 rumah di Desa Lubuk Hiju yang terendam banjir, selebihnya luapan air sungai hanya menggenangi lingkungan dan jalan-jalan perkampungan dan jalan poros, karena mayoritas rumah warga berkontruksi rumah panggung cukup tinggi. 

"Hingga saat ini (Selasa siang) rumah warga yang terendam berjumlah enam rumah, selebihnya banjir merendam lingkungan dengan ketinggian variatif," ungkap Sekretaris Desa Lubuk Hiju, Salomo, saat dikonfirmasi, Selasa 7 Juli 2020.

Salomo memastikan bahwa pihak pemerintah desa terus mengingatkan agar masyarakat tetap waspada. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan juga pemerintah kabupaten dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait kondisi terkini di desanya itu. 

Salomo juga menyebut berdasarkan pantauannya pukul 15.00 WIB etinggian banjir di Desa Lubuk Hiju perlahan mulai surut dibanding pagi hari. 

"Dibanding tadi pagi kondisi banjir saat ini perlahan mulai surut. Kita berharap airnya terus surut sehingga tidak mengganggu aktivitas warga," harap dia.  (HENDI NURFALAH/B-5)

Berita Terbaru