1.542 Kepala Keluarga Terdampak Banjir

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 07 Juli 2020 - 19:30 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - 1.542 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terdampak banjir. Penyebabnya adalah masih tingginya curah hujan hingga menyebabkan meluapnya Sungai Arut.

Plt Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tengku Alisyahbana didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar Reneli mengatakan, 1.542 KK yang terdampak banjir itu berada di tiga kecamatan.

"Banjir tersebut terjadi lantaran intensitas curah hujan yang tinggi, sehingga banjir meluas ke tiga kecamatan. Pertama Kecamatan Arut Utara dan Kecamatan Kotawaringin Lama, kini Kecamatan Arut Selatan," ujarnya, Selasa, 7 Juli 2020.

Disampaikan, untuk Kecamatan Arut Selatan ada tiga desa yang terdampak banjir yakni desa Runtu, Umpang dan desa Kumpai Batu Bawah. Berdasarkan data di tiga desa tersebut ada 76 kepala keluarga yang terdampak banjir.

Reneli pun merincikan secara global jumlah rumah yang terdampak banjir sebanyak 1.542 KK, dengan rincian Kecamatan Arut Utara sebanyak 690 KK, Kecamatan Kotawaringin Lama sebanyak 776 KK dan Kecamatan Arut Selatan 76 KK.

"Karena masih tingginya intensitas curah hujan maka diharapkan warga yang tinggal di bantaran sungai agar selalu waspada, selain itu di minta juga kepada aparat desa atau kelurahan agar terus memantau perkembangannya," tandasnya. (DANANG/B-7)

Berita Terbaru