Ari-ari Dipotong dengan Gunting, Dini Hari Langsung Dimandikan Sebelum Bayi Kembar Dibuang

  • Oleh Naco
  • 08 Juli 2020 - 12:11 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Nursiati alias Nur menceritakan kronologis pembuangan bayi kembarnya diakuinya bayinya itu dilahirkannya tanpa pertolongan bidan dan hanya dilakukannya seorang diri.

"Setelah lahir saya potong sendiri ari-arinya dengan gunting kemudian saya ikat dengan benang, dan saya perban," ucap terdakwa didampingi penasihat hukumnya Bambang Nugroho itu dalam keteragannya, Rabu, 8 Juli 2020.

Menurutnya bayi itu dilahirkan pada dini hari, bahkan seusai melahirkan itu bayinya langsung dimandikannya. Hingga akhirnya terdakwa mengaku panik dan akhirnya berinisiatif membuangnya.

Nur membuang bayinya pada Selasa, 17 Maret 2020 sekitar pukul 20.30 WIB didekat bak sampah samping Depo Pertamina, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotim.

"Saat saya buang, saya ke warung beli pampers saya pura-pura bilang ada suara bayi kepada pemilik warung," ucap terdakwa.

Hingga akhirnya terdakwa meninggalkan lokasi kejadian dan langsung kembali ke rumahnya. Akibat perbuatannya itu terdakwa akhirnya berurusan dengan hukum.

Dalam kasus ini Nur tidak ditahan, sementara itu bayi kembarnya itu bernasib malang yakni 1 bayinya meninggal di rumah sakit saat jalani perawatan dan 1 lagi meninggal saat dirawatnya. (NACO/B-6)

Berita Terbaru