Bupati Pulang Pisau Minta Camat hingga Kades dan OPD Bantu Berikan Informasi untuk Tim Survei IP4T

  • Oleh James Donny
  • 08 Juli 2020 - 22:40 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Bupati Pulang Pisau, Edy Pratowo melalui Asisten II Setda, Hanafi meminta camat hingga kades dan OPD terkait untuk memberikan informasi terhadap survei Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Tanah (IP4T) dalam rangka menunjang pelaksanaan food estate.

"Melalui sosialisasi hari ini, agar memberikan informasi terkait kegiatan Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Tanah dalam rangka menunjang pelaksanaan food estate ini," kata Hanafi saat membuka Sosialisasi Survei IP4T, Rabu, 8 Juli 2020.

Hanafi mengatakan, tim survei akan minta bantuan aparatur di kecamatan dan desa serta OPD terkait untuk bekerjasama menginventarisasi hak-hak dari masyarakat yang terdampak food estate.

"Itu termasuk seluruh bidang tanah dan kepentingan-kepentingan yang melekat di atasnya di wilayah masing-masing," terang Hanafi. 

Dengan adanya pelaksanaan Survei IP4T, pemerintah berharap tidak akan ada hak-hak masyarakat yang dilanggar dalam pelaksanaan program food estate di kemudian hari.

"Sesuai dengan rencana awal pemerintah bahwa lokasi yang dicanangkan untuk program food estate di Kabupaten Pulang Pisau terbagi di dua wilayah," ujar Asisten.

Rinciannya yakni Kecamatan Maliku ada 2 desa, Desa Tahai Jaya dan Desa Tahai Baru. Kemudian Kecamatan Pandih Batu ada 13 Desa, yaitu Desa Belanti Siam, Desa Gadabung, Desa Kantan Atas, Desa Kantan Dalam, Desa Mulyasari, Desa Pangkoh Hilir, Desa Pangkoh Hulu, Desa Pangkoh Sari, Desa Pantik, Desa Sanggang, Desa Talio, Desa Talio Hulu dan Desa Talio Muara. 

"Untuk itu saya berpesan agar peserta hadir pada kegiatan sosialisasi ini untuk bersungguh-sungguh dalam memerhatikan panduan dan arahan dari tim survei IP4T agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan di lapangan," katanya. (JAMES DONNY/B-11)

Berita Terbaru